fbpx

Adakah 8 Penyebab Website Lemot Ini di Situs Anda?

Sudah menjadi keharusan bagi para pemilik untuk memastikan webnya memiliki kinerja terbaik. Salah satu yang paling penting adalah kecepatan loading halaman yang saat ini jadi lebih diperhatikan. Dan untuk memastikan situs Anda tetap kompetitif, memahami penyebab lemot pun menjadi satu keharusan.

Apa Saja yang Menjadi Penyebab Website Lemot Ini?

Seperti  yang diketahui, saat ini orang memilih mencari ke situs lain daripada harus menunggu berlama-lama. Oleh karena itu, penyebab website lemot menjadi hal mendasar yang perlu diketahui oleh para pengelola situs. Hal ini untuk mencegah pengunjung yang beralih karena halaman yang tak kunjung ditampilkan meskipun dalam keadaan optimal.

Lantas apa saja yang bisa membuat website Anda memerlukan waktu lebih lama untuk dimuat? Berikut faktor yang mungkin mempengaruhi kecepatan pemuatan halaman:

1. Server

berfungsi menyimpan website dan menangani permintaan data oleh pengunjung. Kualitas server bisa jadi faktor pertama yang menyebabkan kinerjanya kurang optimal untuk situs Anda. Kualitas ini sendiri bisa dipengaruhi oleh jenis server dan lokasi keberadaannya.

2. Dukungan CDN

Content Delivery Network (CDN) adalah server global yang memungkinkan permintaan data dilakukan melalui server di lokasi terdekat. Artinya, penggunaan CDN ini membuat situs jadi lebih cepat dimuat oleh pengunjung. Ini karena data ditransfer dari server yang lokasinya lebih dekat dengan lokasi pengunjung.

3. Versi WordPress

Sebagian besar website dibuat melalui , dan ada saja kemungkinan versi yang digunakan sudah ketinggalan. WordPress yang tak pernah diperbarui berujung pada risiko keamanan dan manajemen konten yang kurang optimal. Hasilnya, kecepatan memuat halaman pun juga ikut terpengaruh.

Baca Juga :  5 Cara Agar Jaringan Smartfren Lancar serta Nyaman Digunakan

4. Konfigurasi

Tak hanya memastikan versi WordPress terbaru, konfigurasi yang sesuai juga perlu diperhatikan. Penyesuaian yang perlu dilakukan bisa meliputi pengaturan pembaruan, manajemen database, postingan hingga tautan. Dengan menerapkan konfigurasi yang tepat, performa website pun jadi lebih optimal dan halaman pun dapat dimuat sesuai harapan.

5. Kuantitas Database

Server memiliki kapasitas penyimpanan data sesuai dengan paket yang dipilih. Dan pada saat ia sudah mendekati limit, maka performanya pun juga ikut terkompromi. Untuk itu, pemilik website bisa menekan penggunaan bandwidth tersebut dengan menghapus data yang sudah tak lagi digunakan, termasuk yang di sampah.

Begitu pula dengan yang sudah tidak lagi digunakan atau sekedar dinonaktifkan. Tak menutup kemungkinan data dan plugin sisa ini tetap mengumpulkan data dari pengunjung. Dan hal ini bisa menjadi tambahan beban yang tidak perlu.

6. Optimasi Konten

Konten, multimedia utamanya, juga perlu dioptimalkan agar tak terlalu membebani kinerja website. Memang, elemen ini begitu penting demi menarik perhatian para calon pengunjung. Namun bukan berarti Anda harus selalu menggunakan konten berukuran besar dan definisi tinggi di setiap postingan.

Baca Juga : Inilah 6 Cara Mengelola Website yang Benar

Masih ada cara untuk memastikan bahwa gambar maupun video bisa tetap ditampilkan secara optimal tanpa terlalu membebani situs. Optimasi ini misalnya bisa dilakukan dengan cara menerapkan kompresi atau memilih file alternatif dengan ekstensi berbeda. Dengan begitu, Anda tetap bisa menampilkan gambar secara optimal tanpa berkompromi dengan kecepatan situs.

7. Kuantitas Plugin

Plugin memang menjadi salah satu tool yang membuat banyak orang memilih WordPress. Dan seperti yang dijelaskan di atas, plugin juga menjadi salah satu elemen yang ikut membebani kinerja server. Semakin banyak jumlah plugin yang digunakan, maka semakin besar pula bandwidth yang terpakai. 

Baca Juga :  Inilah Cara Membuat Dofollow Backlink yang Benar

8. Iklan

Ya, iklan memang menjanjikan sebagai salah satu slot penghasilan para webmaster. Namun demikian, perlu diketahui pula bahwa iklan yang terlalu banyak pun juga ikut membebani website karena request yang terlalu tinggi (di atas 50). Selain menjadi beban tambahan, iklan yang terlalu banyak juga bisa membuat pengunjung tak nyaman.

Kesimpulan

Dari penjelasan tentang penyebab website lemot di atas, Anda mungkin menemukan beberapa di antaranya terjadi di situs Anda. Ini adalah hal yang wajar karena pengelolaan yang terus berjalan seiring waktu dan perkembangan website. Kini Anda sudah tahu apa saja yang perlu dilakukan untuk memperbaiki masalah tersebut.