fbpx

10 Istilah dalam Dunia Hacking, Ketahui agar Bisa Lebih Waspada

Tidak ada salahnya mengenal istilah-istilah seputar hacking. Sebab, ini bisa sangat bermanfaat agar Anda lebih berhati-hati dan tidak menjadi incaran para hacker. Artikel kali ini kana mengulas beberapa istilah yang sering digunakan dalam dunia siber satu ini. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini:

1.    Back Door

Istilah pertama yang kerap digunakan dalam dunia hacking adalah back door (pintu perangkap).  Istilah ini digunakan untuk menggambarkan catatan tersembunyi dari software atau perangkat lunak dan bisa melewati langkah-langkah keamanan Anda, seperti misalnya login.

Back door in juga bisa digunakan untuk menembus sistem, , maupun jaringan tanpa perlu melewati tahap autentikasi. Inilah yang menjadi solusi para programer yang ingin  masuk dalam sebuah program yang sedang dikembangkan.

Namun, seiring berjalannya waktu, kemudahan mengakses ini banyak disalahgunakan, termasuk untuk mengambil akses sistem secara paksa seperti yang sering dilakukan hacker.

2.    Bot

Istilah dalam dunia hacking berikutnya yang perlu Anda ketahui adalah bot. sebenarnya istilah ini sudah banyak digunakan, bahkan mungkin Anda juga sering memanfaatkannya di . Bot sendiri merupakan program yang dikembangkan untuk mengotomatisasi tindakan sehingga dapat dilakukan secara berulang untuk mencapai tingkat lebih tinggi.

Bot ini banyak dimanfaatkan oleh perusahaan dalam mengotomasi proses, sehingga bisa mengefisienkan tenaga serta budget produksi perusahaan.   Bukan hanya itu, bot uga bisa berfungsi sebagai  tools untuk menghitung kuantitas atau jumlah interaksi yang terjadi pada kelompok .

3.    Botnet

Adalah jaringan yang tersusun dari komputer-komputer  dan telah dikendalikan secara jarak jauh,menggunakan sistem bot seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Komputer yang dimaksud disini bisa dikatakan sudah terinfeksi sehingga bisa dikendalikan secara jarak jauh.

Botnet ini bisa terdiri dari beberapa komputer, bahkan jumlahnya bisa ratusan dan dikendalikan oleh satu pihak tanpa sepengetahuan pemiliknya. Biasanya, botnet digunakan untuk mengirim pesan-pesan spam, seperti , maupun serangan terhadap email. Hacker pada umumnya menggunakan botnet untuk menguasai segala akses terhadap komputer yang menjadi incarannya. 

Baca Juga :  Inilah Cara Membuat Website Dengan Google Sites

Botnet sendiri sudah banyak digunakan dalam dunia trading, salah satunya untuk menambang bitcoin. Hasil dari penambangan ini akan dijual secara tunai dan hasilnya sangat menguntungkan bagi pihak yang menjual.

4. Adware

Pada mulanya, adware menjadi komponen yang menguntungkan banyak pihal. Namun, saat ini adware beralih menjadi sumber perangkat lunak yang sangat berbahaya. Sistem adware snrdiri membuat penggunanya hanya melihat program iklan tanpa tahu jika produk adware itu sudah terpasang di PCnya. 

Istilah adware kerap digunakan dalam dunia hacking. Namun, dibalik itu ada beberapa manfaat yang juga dirasakan. Salah satunya ialah mampu memberikan informasi yang sekiranya dibutuhkan oleh pengguna melalui iklan yang bermunculan.

5. Buffer Overflow

Istilah selanjutnya yang biasa digunakan dalam dunia hacking adalah buffer overflow. Istilah ini menggambarkan kesalahan saat banyak sekali data yang ditulis memori blok sehingga mengakibatkan input yang berlebihan. Hal ini akan membuat memori tidak dapat mengaloksikan data sesuai porsinya.

Hacker tentu akan sangat diuntungkan dalam kondisi tersebut. Sebab, ini merupakan kesempatan yang baik untuk menindih data pada program yang dijalankan dan mengambil alih dari pihak yang bersangkutan. Buffer overflow sendiri bisa terjadi dikarenakan lemahnya C++, c, dan fortran serta assembly yang memproses penginputan secara manual.

6.Attack

Adalah istilah yang menggambarkan tindakan maupun aktivitas yang dilakukan sistem agar bisa memperoleh akses dan data entry yang sifatnya sensitif. Attack sendiri terdiri dari banyak jenis, salah satu yang sering terjadi adalah malware. Kabar buruknya, attack ini bisa mengancam keamanan data perusahaan maupun instansi. Adapun contoh serangan attack meliputi: phishing, malware, DDos, dan lainnya.

7. Cracker

Cracker sendiri hampir sama dengan istilah hacker. Seorang cracker bisa memodifikasi software dan mengakses segala fitur yang ada di program incarannya. Cracker biasanya memasuki sistem melalui jaringan komputer, bypass komputer, maupun lisensi program komputer. Cracker bisa dengan mudah mengakses bahan mencuri data dengan kelengkapan IP yang tidak bisa dilacak, dan bisa dilakukan seorang diri tanpa memerlukan kelompok maupun komunitas tertentu.

Baca Juga :  Apa itu Browser? Pengertian, Fungsi dan Cara Menggunakannya

8. Clone Phising

Merupakan jenis lain dari tindakan cyber phising yang sudah ada sebelumnya. Hanya saja, clone phising ini merupakan modifikasi dengan tujuan menguasai program tertentu. Para oknum clone phising biasanya menggunakan dan email palsu dan membuat penerimanya secara sukarela memberikan informasi yang sebenarnya tidak boleh disebarluaskan.

Untuk menghindari tindakan cyber ini, tentu Anda perlu berhati-hati jika ada email masuk dan mencurigakan. Analisis pengirimnya terlebih dahulu dan hindari membocorkan data dan informasi pribadi tanpa tahu kejelasan dari pengirim email. 

9. Keystroke Logging

Keystroke logging sebnarnya merupakn fitur yangs sangat bermanfaat jika digunakan oleh tangan yang tepat. Fitur ini memiliki fungsi untuk melindungi data penting dan jika sistem komputer sering crash. Namun, saat ini keystroke logging sering disalahgunakan untuk mendapatkan data penting nomor kartu kredit, email, dan informasi perbankan lainnya.

10. Trojan

Istilah dalam dunia hacking terlahir yang wajib Anda ketahui adalah Trojan. Ini. merupakan program jahat yang sangat merugikan. Dirancang seperti program  yang tidak berbahaya, namun kenyataanya bisa mencuri data penting bahkan menghancurkan file penting yang ada di komputer seseorang. 

Adapun cara mendeteksi program Trojan ini bisa ditandai jika CPU mengalami kenaikan penggunaan, maka bisa dicurigai jika ada program trojan yang mengusiknya. Tanda lain yang bisa Anda waspadai yakni adanya kegagalan sistem yang tiba-tiba.

Berbagai istilah dalam dunia hacking di atas tentu harus Anda waspadai agar tidak menjadi korban tindakan cyber. Pentingnya mengetahui informasi di atas bisa meminimalisir Anda menjadi korban.