fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

PengetahuanSistem Keamanan

Flowchart Adalah : Pengertian, Fungsi, Jenis Dan Simbol-Simbolnya

Yanti puspita

Apakah Anda tahu apa yang di sebut dengan flowchart? Anda pasti sudah sering mendengar kata flowchart ini, apalagi jika Anda sering membuat program. Flowchart adalah sebuah diagram yang menjelaskan alur proses suatu program.

Dalam sebuah program, flowchart ini berperan untuk menerjemahkan proses berjalannya program sehingga lebih mudah untuk di mengerti. Lantas, apa fungsinya, simbol apa yang sering di gunakan, dan apa contohnya? Di bawah ini adalah deskripsi lengkapnya.

Mengetahui Apa Itu Flowchart, Fungsi, Jenis, Dan Simbolnya

Flowchart adalah diagram yang umum di gunakan oleh programmer saat membuat program baru. Namun seiring dengan berkembnagnya zaman, penggunaan flowchart tidak hanya dalam bidang teknologi, khususnya pemrograman komputer, tetapi juga cocok di gunakan dalam segala bidang yang membutuhkan proses alur kerja, baik teknis maupun nonteknis.

Hal ini di karenakan flowchart sendiri memiliki banyak fungsi, salah satunya untuk memberikan gambaran alur kerja. Dengan demikian, pekerjaan yang di lakukan dapat dengan mudah di pantau untuk memastikan apakah pekerjaan berjalan sesuai prosedur atau tidak.

Penggunaan flowchart ini juga tidak boleh sembarangan karena flowchart menggunakan simbol-simbol yang memiliki artiberbeda per setiap simbolnya. Apa saja simbol-simbol itu? Yuk simak artikel ini dengan seksama karena akan di sajikan pembahasan lengkap mengenai flowchart, fungsi, jenis, serta simbol-simbolnya.

Apa Itu Flowchart

Flowchart adalah diagram yang menunjukkan langkah-langkah dan urutan dalam suatu proses program. Langkah-langkah ini di ilustrasikan dengan simbol-simbol tertentu dan di hubungkan menggunakan garis atau panah. Biasanya Flowchart ini di gunakan untuk merencanakan, mengkomunikasikan dan mendokumentasikan sebuah proses kompleks ke dalam diagram yang sederhana.

Tujuannya adalah untuk membuat proses rumit ini menjadi lebih mudah di baca dan di pahami bahkan untuk orang awam. Selain flowchart ini, ada juga istilah algoritma yang sering di gunakan saat membuat program baru.

Jadi, apa perbedaan antara flowchart dan algoritma? Algoritma adalah serangkaian instruksi yang menjelaskan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu pekerjaan secara berurutan, sedangkan flowchart sendiri adalah representasi grafis dari suatu algoritma agar mudah di pahami bahkan oleh orang awam sekalipun.

Fungsi Flowchart

Setelah memahami pengertian flowchart dan fungsi umumnya, masih banyak lagi fungsi flowchart yang harus Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut:

Memberikan Gambaran Proses

Fungsi flowchart adalah memberikan gambaran proses ketika sebuah proyek akan di mulai, oleh karena itu membuat flowchart adalah langkah pertama yang harus di lakukan.

Semua proses dan kemungkinan yang akan terjadi dalam program di tulis dengan jelas dalam flowchart ini. Dengan demikian, fungsi flowchart juga menyediakan representasi visual dari proses tersebut.

Mengelola Workflow

Fungsi selanjutnya dari flowchart adalah untuk membantu mengatur alur kerja dari suatu proses. Dengan bantuan simbol flowchart, Anda dapat menggambarkan setiap proses yang terjadi dalam program. Ini akan memudahkan Anda dalam hal memantau kemajuan pengembangan sebuah program yang Anda lakukan.

Mendokumentasikan Proses

Fungsi yang lain dari flowchart adalah membantu proses dokumentasi menjadi lebih efektif. Anda tidak perlu menjelaskanpanjang lebar dan menautkan prosesnya satu per satu.

Hanya dengan bantuan diagram dan simbol garis Anda dapat dengan mudah mendokumentasikan proses dengna mudah.

Bantu Desain Program Menjadi Universal

Membantu alur program untuk di pahami oleh semua orang adalah fungsi lain dari flowchart. Dari sini, flowchart dapat bertindak sebagai jembatan antara pengguna dan pemrogram.

Pengembang akan menerjemahkannya ke dalam kode program dan pengguna dapat dengan mudah memahami alur melalui flowchart ini.

Memastikan Program Di Buat Sesuai Alur

Fungsi terakhir dari flowchart adalah untuk memastikan bahwa program tetap berjalan pada arah yang benar. Hal ini penting karena nantinya program harus berjalan seperti yang di harapkan.

Jenis Flowchart

Flowchart memiliki lima jenis yang masing-masing memiliki karakteristik penggunaan nya sendiri. Berikut adalah lima jenis flowcart yang perlu Anda ketahui.

Flowchart Dokumen

Jenis pertama dari flowchart adalah flowchart dokumen atau yang juga di kenal sebagai paperwork flowchart. Flowchart dokumen ini berfungsi untuk menelusuri alur suatu formulir dari satu bagian ke bagian lainnya. Termasuk metode pengolahan, metode penyimpanan, dan banyak lagi lainnya.

Flowchart Program

Jenis kedua dari flowchart adalah flowchart program. Ini berguna untuk menggambarkan seluruh alur proses dari sebuah program dengan begitu rinci. Tentu saja Flowchart ini masih di bagi menjadi dua jenis, yaitu detailed computer program flowchart dan program logic flowchart.

Flowchart Proses

Flowchart tipe proses umumnya di gunakan untuk menggambarkan langkah-langkah dan keputusan yang di buat agar proses sebuah program berfungsi dengan baik dalam suatu sistem. Jenis flowchart ini biasanya yang paling sering di temui.

Flowchart Sistem

Jenis selanjutnya dari flowchart adalah flowchart sistem yang menggambarkan semua arus atau flow yang terjadi pada suatu sistem. Flowchart sistem ini juga menjelaskan secara rinci urutan langkah-langkah yang ada dalam sistem sebuah program.

Flowchart Skematik

Jenis yang terakhir dari flowcart adalah flowchart skematik. Jenis flowchart ini mirip dengan flowchart sistem. Namun, flowchart skematis tidak hanya menggunakan simbol, tetapi menggunakan grafik komputer tambahan dan alat lain untuk memudahkan orang awam membaca sebuah flowchart.

Simbol-Simbol Flowchart

Berikut adalah beberapa simbol-simbol flowchart yang perlu Anda ketahui,

  • Terminal: Menunjukkan awal atau akhir dari flowchart.
  • Flowline : Menunjukkan arah proses. Setiap flowline menghubungkan dua blok.
  • Proses: Menjelaskan langkah-langkah dalam proses. Ini adalah komponen flowchart yang paling umum.
  • Annotation: Simbol ini berarti informasi tambahan tentang suatu langkah dalam suatu proses program.
  • Input dan Output: Proses memasukkan atau mengeluarkan data.
  • On-page Connector: Memasang on-page connector yang di gunakan untuk mengubah panjang garis pada halaman flowchart.
  • Predefined Process: Mewakili proses bernama yang di tentukan di tempat lain.
  • Off-page Connector: Off-page Connector di gunakan saat target ada di halaman lain.
  • Alternate Process: Langkah proses normal. Garis aliran untuk blok proses alternatif biasanya tidak terssambung.
  • Delay:  Simbol ini menunjukkan setiap penundaan yang merupakan bagian dari suatu proses sebuah program.
  • Manual Operation: Proses langkah demi langkah yang tidak otomatis.
  • Manual Input: Simbol ynag menunjukkan data atau informasi.
  • Display: tampilan mesin.
  • Preparation: langkah-langkah persiapan.
  • Multi-document: Banyak dokumen.
  • Data: Masukan atau keluaran data.
  • Document: Dokumen.

Kesimpulan

Pada dasarnya flowchart adalah diagram alur kerja yang menggambarkan urutan langkah-langkah proses sistem dengan menggunakan simbol-simbol flowchart.

Fungsi dari flowchart adalah untuk memberikan gambaran alur kerja sehingga menjadi lebih mudah untuk memantau apakah program sudah di jalankan sesuai prosedur atau malah sebaliknya.

Dengan Flowchart, maka pekerjaan akan lebih efisien dalam hal waktu dan tenaga. Nah, dengan adanya pembahasan mengenai flowchart ini di harapkan Anda dapat mengerti lebih banyak tentang flowchart.

Baca Juga