fbpx

Third Level Domain Adalah: Pengertian dan Fungsinya

Third level adalah bagian dari sistem penamaan domain , yang nama lainnya adalah subdomain. Biasanya penggunaan subdomain bertujuan mengarahkan untuk langsung bisa mengakses bagian tertentu dari .

Seperti apa third level domain itu? Sebelum membahas lebih jauh mengenai third level domain, ada baiknya Anda mempelajari apa itu domain lebih dulu.

Pengertian Domain

​​

pengertian domain

Sebelum berlanjut ke pemahaman Third Level Domain, Anda perlu tahu tentang domain. Analoginya seperti ini, andaikan website Anda merupakan sebuah rumah, maka nama domainnya merupakan alamat rumah tersebut.

Sederhananya, domain merupakan sistem pengalamatan web yang menjadi alamat situs Anda, sehingga orang akan mudah mengingat dan menemukannya. Umumnya terdiri dari Top Level Domain (TLD) dan Second Level Domain (SLD).

Top Level Domain (TLD) merupakan bagian ujung nama domain yang hierarkinya paling atas pada level nama domain. Contohnya : .com, .net, .biz, dan lain sebagainya. Setiap orang bisa meregistrasikan dan menggunakannya sesuai peruntukannya.

Sementara itu Second Level Domain (SLD) merupakan bagian nama domain yang menyertai top level domain, posisinya sebelum TLD. Mari ambil contoh dari situs .com,. “dewabiz” merupakan SLD dan ‘.com’ merupakan TLD-nya.

Lantas, bagaimana dengan third level domain?

Pengertian dan Fungsi  Third Level Domain 

Third level domain adalah

Third Level Domain adalah subdomain dari sebuah web yang biasanya menyatakan segmen atau merujuk pada bagian tertentu dari sebuah situs web. Letaknya biasanya berada di sebelah kiri Second Level Domain.

Misal, website Anda bernama ‘namasitusanda.com’, berjualan suplemen kesehatan. Lalu untuk mendatangkan traffic-nya, Anda membuat blog yang membahas hal seputar kesehatan.

Baca Juga :  Mengenal Istilah Tier Data Center dan Klasifikasinya

Blog tersebut bisa Anda hubungkan ke situs Anda dengan menjadikan pengalamatannya sebagai subdomain dari nama domain situs Anda, contohnya : ‘www.blog.namasitusanda.com’.

Dengan demikian, pengunjung situs Anda bisa mengakses informasi langsung dari blog Anda dan mereka tahu bahwa blog yang sedang mereka baca informasinya merupakan bagian dari situs Anda.

Sehingga dapat disimpulkan fungsi third level domain adalah segmentasi (pembagian) untuk pengunjung yang ingin membaca informasi dengan pengunjung yang ingin membeli produk Anda.

Manfaat Penggunaan Nama Domain

manfaat nama domain

Tanpa adanya nama domain, Anda harus menghafal kode IP Address dari setiap website yang ingin Anda akses. Karena web sebenarnya mengakses untuk bisa terhubung ke website yang dituju.

Contoh, Anda mengetikkan alamat situs www.dewabiz.com di web browser, maka yang sebenarnya terjadi adalah web browser Anda sedang berkomunikasi dengan (pengelola Sistem Nama Domain).

DNS kemudian menerjemahkan nama domain yang Anda masukkan tadi menjadi alamat IP yang terdaftar untuk situs tersebut. Sehingga web browser bisa mengakses websitenya dan menampilkan informasi di dalamnya untuk Anda.

Pembagian Tipe Domain

tipe domain

Ada 6 tipe domain yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk menjadikannya alamat situs Anda.

1. Top Level Domain (TLD)

Disebut juga domain name extensions. Contohnya : .com, .net, .cafe, .biz, .xyz

2. Country Code Top Level Domain (ccTLD)

Biasanya menunjukkan TLD pada sebuah negara tertentu. Contohnya : .co.id, .co.uk, .co.my

3. Generic Top Level Domain (gTLD)

TLD yang secara umum bisa Anda sesuaikan dengan niche web Anda. Contohnya : Anda memiliki sebuah blog, maka saat ini Anda tidak harus menggunakan ekstension domain ‘.com’, melainkan bisa menggunakan ‘.blog’ saja.

Baca Juga :  Apa itu Telnet? Mengenal Fungsi Dan Kelebihannya

4. Second Level Domain (SLD)

SLD ini merujuk kepada nama website Anda sehingga sifatnya harus unik dan tidak selalu bisa tersedia. Contohnya : dewabiz.com.

5. Third Level Domain

Biasanya disebut subdomain yang biasanya menunjukkan segmentasi khusus dari web Anda. Contoh : blog. namasitusanda.com

6. Premium Domain

Premium domain biasanya merupakan nama domain terdaftar yang mengandung kata kunci atau merek tertentu. Jika Anda ingin menggunakannya untuk alamat web Anda, biasanya Anda harus membeli dari orang yang sudah pernah mendaftarkannya.

Setelah mengerti bahwa third level domain adalah subdomain yang merupakan segmentasi dari sebuah web, apakah Anda tertarik untuk menggunakannya?