Panduan untuk Membuat Custom Post Types pada WordPress

Dalam kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang panduan untuk membuat sebuah plugin pada WordPress yang bisa anda gunakan untuk menambahkan 2 post types baru. Selain itu, apabila nanti anda sudah membuat plugin, maka kami akan memberikan panduan untuk membuat layout baru pada kedua post type dengan menggunakan theme. Anda juga nanti akan mengaktifkan sebuah fitur post editor custom fields pada masing-masing post type dan anda juga nanti akan menampilkan theme baru.

Apabila anda sudah menerapkan custom post type, jadi nanti anda bisa mengelola serta mengontrol pada konten yang akan ditampilkan. Jika anda berniat untuk membuat sebuah post blog pribadi, maka dengan membuat layout akan semakin lebih menarik. Tak terkecuali apabila anda membuat blog yang berisi tentang musik dan review film maka bisa menambahkan pada konten area tambahan untuk tempat post-post yang tidak muncul.

Maksud dari Custom Post Types

Dengan adanya custom post type di WordPress, maka anda akan mungkin untuk menyortir sebuah post dengan konten. Pada WordPress tersedia post type seperti page, attachment, dan post. Biasanya, apabila anda akan menulis post anda harus ke area control panel admin, setelah itu anda membuat kategori, kemudian post tersebut akan mempunyai type yang sama pada list yang menyebabkan akan sulit untuk membedakan konten berdasarkan jenis yang dimilikinya.

Maka dengan custom post type itu, anda akan bebas menyortir dan menampilkan sebuah post dengan sesuka anda. Karena pada custom post type tersebut membuat link yang khusus pada control panel admin yang akan menuju pada list posr dari type itu. Selain itu, anda juga akan menambahkan kategori post yang dibuat oleh anda.

Lihat contoh diatas, jika pengguna mengakses database movie yang ada pada situs WordPress, mereka tidak akan bisa melihat artikel review. Beda dengan apabila anda membuat seperti kategori romanti dan aksi, pengguna tersebut bisa melihat semua review dan daftar movie yang di kategori tersebut.

Jika anda berniat untuk membuat custom post type yang baru, maka anda akan memiliki berbagai macam opsi, contohnya begini, apabila anda akan menentukan tempat untuk menu admin yang akan memunculkan link, memunculkan pada hasil pencarian atau tidak, menentukan untuk type post baru bisa mendukung excerpts atau tidak, menentukan untuk para pengunjung bisa meninggalkan komentar atau tidak, dan ada banyak yang bisa anda kelola.

Selain itu, anda bisa mengubah teks seperti

– Mengganti Add New Post Ke Add New Movie.
– Teks Featured Image Ke Add Poster

Kemudian, anda juga bisa mengaktifkan sebuah fitur custom field yang tersedia pada post editor. Fitur ini perlu anda aktifkan dengan link Screen Option yang terdapat di bagian atas editor, karena sebelumnya fitur tersebut tersembunyi secara default.
Apabila anda membuat blog movie dan movie review, anda bisa melakukan pada movie post dengan menambahkan cutom field untuk berbagai kebutuhan, misalnya, rating , nama sutradara, tahun terbit film, dan sebagainya. Selain itu, apabila anda ingin bisa membuat sebuah sinopsis film untuk dijadikan konten post pada website anda.

Semua type post yang anda pilih dapat anda buat pada custome field. Oleh sebab itu, fungsi dari plugin bisa membatasi munculnya field tersebut.

Panduan Untuk Membuat Custom Post Type pada WordPress

Kami menyarakan anda untuk membuat plugin WordPress, karena anda akan membuat berbagai perubahan yang memang signifikan. Selain itu, anda bisa membuat custom post type ini pada file theme function.php. Contoh yang akan kami sajikan pada panduan kali ini adalah database/review movie.

Langkah yang harusa anda kerjakan adalah menulis fungsi baru yang pada fungsi WordPress register_post_type menggunakan 2 parameter. Fungsinya harus ter hooked pada action hook init. Apabila tidak maka custom post type tidak akan bisa terdaftar.

// The custom function MUST be hooked to the init action hook
add_action( ‘init’, ‘lc_register_movie_post_type’ );
// A custom function that calls register_post_type
function lc_register_movie_post_type() {
// Set various pieces of text, $labels is used inside the $args array
$labels = array(
‘name’ => _x( ‘Movies’, ‘post type general name’ ),
‘singular_name’ => _x( ‘Movie’, ‘post type singular name’ ),

);
// Set various pieces of information about the post type
$args = array(
‘labels’ => $labels,
‘description’ => ‘My custom post type’,
‘public’ => true,

);
// Register the movie post type with all the information contained in the $arguments array
register_post_type( ‘movie’, $args );

Agar tidak terjadi masalah pada plugin serta fungsi dari theme yang lain, maka pastikan semua fungsi dari custom perlu di prefix. Pada panduan kali ini kami menggunakan ILC.

Adapun 2 parameter untuk register_post_type() tersebut sebagai berikut ini!

– Tidak boleh memberikan spasi dan huruf kapital dengan nama post type tidak lebih dari 20 karakter
– Informasi tentang post type pada pair key > value di muat oleh array asosiatif $args

Pada label dan argument sama-sama array, maka anda harus membuat sebuah tulisan label pada variabel itu sendiri. Setalah itu, pada variabel $args kemudian hubungi fungsi yang dimaksud tersebut.

Array $args

Berikut adalah key yang sering digunakan pada array $args, perlu anda tahu, fitur dibawah ini bisa anda pilih atau Opstional

– Public
– Decription
– Label-array
– Public_queryable
– Exlude_from_search
– Show_in_nav_menus
– Show_in_menu
– Show_ui
– Show_in_admin_bar
– Hierarchical
– Support
– Menu_position
– Query_var
– Has_archive
– Taxonomies

Daftar diatas bisa anda lihat juga pada halaman WordPress Codex sebagai register_post_type().

Arrya Labels

Pada array label akan mengatur untuk menetukan berbaga hal teks yang berkaitan dengan post type. Key yang pertama pada array $args yang diberi nama labels serta harus diatur pada array. Maka anda harus membuat sebuah variabel yang diberi nama $labels untuk menyimpan berbagai informasi yang terbuat pada array labels.

Daftar key penting array labels yang bisa anda pilih

– menu_name
– featured_image
– set_featured_image
– name
– singular_name
– featured_image
– add_new_item
– add_new
– edit_item

Daftar tersebut bisa anda lihat pada halaman WordPress Codex untuk register_post_type().

Array Support

Array $args yang diberi nama support merupakan salah satu key sederhana untuk anda bisa menulis daftar pada fitur post editor yang akan anda aktifkan sebagai custom post type.

Apabila anda mengiginkan sebuah di set pada array, maka anda bisa menulis False untuk menonaktifkan semua fitur yang ada pada editing post. Dengan hasil yang tidak bisa lagi diedit namun bisa anda lihat.

// Enable specific features in the post editor for my post type
$supports = array ( ‘title’, ‘editor’, ‘author’, ‘thumbnail’ );

// Disable ALL features of the post editor for my post type
$supports = FALSE;

Demikianlah tentang Panduan untuk Membuat Custom Post Types pada WordPress yang bisa kami sajikan untuk anda. Dengan artikel ini bisa membantu permasalah anda untuk membuat custom post type. Semoga bermanfaat!