Cara Memasang Push Notification WordPress

Satu diantaranya perihal yang paling sulit waktu mengerjakan web yaitu menjaga traffik pengunjung tersebut, bagaimana triknya supaya visitor = atau pengunjung terasa senang tentang info yang disiapkan oleh website anda hingga mereka tidak pergi ke situs web lainnya. Walau content anda menarik dan berkualitas,anda masih tetap harus tetap mencari dan belajar tentang langkah atau jalan keluar yang jitu supaya para pembaca bahkan juga visitor tetap nyaman ketika terhubung pada situs web anda. contohnya, anda dapat memakai WordPress push notification yang dapat menjaga user atau pengunjung. Akan tetapi, Anda mesti tahu langkah menggunakan serta mengaktifkannya.

Pengertian Tentang Push Notifikasi

Push notification merupakan pesan atau pemberitahuan yang tampil di monitor hingga Anda ketahui apakah yang tengah berlangsung di fitur yang Anda pakai. Contohnya, saat Anda mendapatkan e-mail, Anda akan lihat push notification baik pada smartphone ataupun desktop computer. Push notification tidak demikian mengganggung, seperti iklan popup. Bahkan juga Anda dapat mengendalikan agenda atau kapan waktu yang tepat untuk push notification muncul.

Dahulu, push notification terbatas pada aplikasi dan up-date metode. Akan tetapi, bersamaan dengan berkembangnya jaman, push notification jadi lebih terkenal buat diterapkan ke situs web. Berikut merupakan alasannya:

Push notification mengirim notifikasi atau pemberitahuan pada user mengenai content baru yang diterbitkan di situs Anda. Dengan mengaktifkan sebuah fitur push notification pada web, contohnya, user tak perlu terhubung situs Anda untuk mengecheck apa telah ada artikel baru yang diedarkan. User akan memperoleh nofitikasi berkaitan hal tersebut.
User dapat menentukan apa mereka bersedia ataukah tidak bersedia mendapatkan push notification. Berbeda seperti iklan pop-up, user dapat menentukan apa mereka ingin atau tidak mau mendapatkan push notification pada situs web. hal tersebut maksudnya push notification bisa dapat terlihat oleh beberapa orang khusus.

Push notification tidak mesti dibuka untuk memperlihatkan pesan keseluruhannya. Umumnya Anda akan mengirim penawaran serta up-date lewat e-mail pada semua pengunjung situs web Anda dan orang-orang perlu mem buka pesan itu untuk dibaca semua pesannya. Akan tetapi, perihal ini berlainan dengan push notification. User tak perlu buka pemberitahuan itu untuk tahu isi pesan sebab telah terpampang dengan jelas.

Push notification merupakan fitur yang begitu efisien. Salah satunya langkah untuk menambah banyaknya click yaitu dengan meng aktifkan push notification web.

Pada intinya, push notification web akan memberikan beberapa keunggulan bila diaktifkan pada WordPress. Namun, tidak kebanyakan orang suka pada fitur tersebut. Bila terus-menerus dipakai, push notification akan membuat pelanggan situs web Anda jadi tidak nyaman. Akhirnya mereka akan tidak balik lagi atau tidak mau mendapat info apapun mengenai situs web Anda.

Supaya tidak lebih adil, posisikan Anda menjadi pelanggan. Kira-kira saja Anda meng-install satu aplikasi yang justru mengirim sangat banyak push notification tidak ada faktor yang jelas. Apakah yang akan Anda kerjakan? Pastinya Anda akan menguninstallnya, kan? Sama seperti dengan situs web, push notification tak perlu dipakai sangat sering. Bila panduan ini Anda aplikasikan, jadi para pelanggan situs web Anda akan tahu satu perihal jika info pada situs web Anda memang wajar dinanti.

Langkah Membuat Pemberitahuan Push WordPress Gratis

Di panduan ini, kami akan memakai plugin OneSignal untuk memberikan push notifiction pada WordPress. Sebetulnya, ada banyak tool pada WordPress yang dapat Anda pakai untuk bikin push notification situs web. Akan tetapi, plugin OneSignal ini adalah tool yang gampang, bahkan juga dapat dipakai di beberapa browser. Oleh karena itu, kami merekomendasikan Anda untuk menggunakan plugin ini.

Cara Pertama : Install Plugin OneSignal

Anda masuk pada panel admin dashboard WordPress dan membuka tab Plugins. Click pilihan Add New kemudian dengan memakai kolom penelusuran yang berada di monitor setelah itu, temukan plugin OneSignal. Sesudah itu, install dan jangan lupa untuk mengaktifkan plugin itu:

Plugin tersebut akan membuat tab baru pada dashboard, yaitu OneSignal Push. tekan tombol tab itu dan halaman baru akan muncul, dengan tampilkan beberapa langkah yang perlu Anda kerjakan. Jangan khawatir, sebab kami akan membimbing Anda langkah-langkahnya. kemudian, klik tombol tab Configuration.

Cara ke 2: Membuat Account OneSignal

Supaya plugin dapat dipakai, buat account OneSignal. Buka halaman pertama pada plugin itu dan click pilihan GET STARTED yang berada di samping Situs Push:

Anda dapat mendaftarkan dengan memakai info dari beberapa aplikasi sosial media yang dipunyai, atau juga bisa dengan e-mail.

Anda akan mendapatkan pemberitahuan pada plugin tersebut untuk mengonfirmasi e-mail. Sesudah e-mail sukses di konfirmasi, Anda dapat masuk pada halaman dashboard OneSignal.

Cara Ke 3: Buat Aplikasi Push Notification

Tidak hanya khayalan, Anda buat bikin push notification situs web, OneSignal dapat juga dipakai buat bikin push notification pada aplikasi serta service e-mail. Oleh karena itu, seharusnya dari pertama Anda akan memutuskan type pelayanan seperti apakah yang akan pasangkan pada push notification. Maka login pada dashboard OneSignal dan tekan pilihan Add a new app:

Sesudah itu, tetapkan nama aplikasi untuk kepentingan identifikasi internal. Misalnya, anda membuat nama WordPress Push Notification buat aplikasinya. Terus, pilih type pemberitahuan yang ingin Anda bikin. Kemudian Pilih menu Situs Web Push:

Lihat ke bagian bawah dan masukan info terkait situs web anda, misalnya nama dan alamat URL. Anda dapat juga membuat simbol untuk situs web Anda. Nanti, simbol ini dipertunjukkan untuk push notification web yang dibuat oleh anda.

Sebelum menyimpan sebuah perubahan, yakinkan bahwa situs web Anda memakai HTTPS ataukah tidak. Kemudian Tekan Save dan teruskan pada langkah selanjutnya.

Cara Ke 4: Konfigurasi Plugin OneSignal

Setelah anda menyimpan perubahan semua konfigurasi yang dibikin pada dashboard OneSignal, Anda akan ditempatkan pada monitor baru yang berisi APP KEY besert APP ID

Jangan sampai menutup tab ini sebab Anda akan memerlukannya nanti. Kembali pada dashboard Wordress, selanjutnya klik tab OneSignal, terus Anda akan diarahkan pada Configuration.Pada Dibagian ini, ada tiga kolom, yaitu APP ID, API Key, serta cap aplikasi Anda. Isi dua kolom pertama dengan data serta info yang sudah dipertunjukkan awal mulanya:

Untuk kolom cap aplikasi, masukan nama aplikasi yang sudah Anda bikin tadi. misalnya, anda masukan nama cap WordPress Push Notifications.

Sesudah ke-3 kolom itu di isi, Lihat ke bagian bawah untuk mengurus beberapa penyusunan. Temukan Prompt Settings & Subscription Bell. Dibagian ini, Anda dapat mengendalikan biar plugin supaya bisa disubscribe dengan automatis untuk pemakai baru:

Lihat ke bagian bawah supaya Anda dapat ganti teks pesan subscription:

Scroll kembali ke bagian bawah sampai Anda mendapatkan Welcome Notification Settings. Dengan default, OneSignal akan menyampaikan pesan ‘Welcome’ lewat push notification saat seseorang pemakai subscribe web Anda. Bila ingin, Anda dapat menonaktifkan atau merubah pesannya

Temukan Automatic Notification Settings. Dibagian tersebut, Anda dapat mengendalikan plugin untuk mengirim pemberitahuan dengan automatis setiap saat Anda mempublish tulisan baru:

Bisa saja penyusunan ini masih Anda aktifkan, bila Anda cuma menerbitkan content baru sekali atau 2x dalam satu minggu. Demikian sebaliknya, jika Anda menerbitkan content baru setiap harinya, jadi push notification dapat dipandang spam sebab muncul terus-terusan.

Misalnya Anda tak aktifkan pemberitahuan post automatis, jadi Anda dapat mengontrol supaya pada WordPress push notification diantar lewat editor WordPres hingga fasilitas tersebut ditampilkan setiap saat Anda menerbitkan konten baru. Dengan begitu, Anda dapat mengatur posting manakah yang perlu dikasih WordPress push notification serta manakah yang tak perlu.

Simpan dahulu sebuah perubahan yang Anda bikin pada settings plugin. Saat user buka situs web Anda, mereka akan memperoleh keinginan dari OneSignal untuk subscribe push notification. Bila user tidak ingin subcribe, jadi pesan semacam itu akan tidak muncul kembali , jadi Anda tak perlu cemas bila push notification mengganggu beberapa user.