6 Langkah Membuat Web Portofolio

Bagi anda yang ingin menjadi seseorang yang bekerja lepas atau freelancer, membuat web portofolio sangat akan dibutuhkna. Pasalnya, anda harus memberikan sebuah informasi tentang kemampuan, keterampilan, dan karya-karya yang telah anda buat sendiri supaya para calon pelanggan anda bisa tertarik. Jika anda mempunyai portofolio online akan menjadi sebuah nilai tersendiri, sehingga portofolio itu yang akan membedakan dari para pesaing anda. Oleh sebab itu, silahkan anda untuk coba membuat sebuah portofolio online sebagai cara untuk meningkatkan jaminan kepercayaan untuk para calon pelanggan anda.

6 Langkah Membuat Web Portofolio

Dalam artikel ini, anda akan di pandu untuk membuat sebuah website portofolio dengan mudah. Ada 6 langkah yang setidaknya anda perlu selesaikan. Maka sebelum membuat sebuah webite portofolio kami harap anda sudah punya rangkuman karya yang telah di siapkan untuk menarik seorang pelanggan dan mendapatkan keuntungan.

1. Daftar dan Membuat Nama Domain

Dalam membuat domain, biasanya anda akan dihadapkan dengan nama yang perlu dipikirkan, cobalah anda untuk mencari domain yang unik beberapa nama, karena tidak selamanya apa yang diingikan nama domain oleh anda akan tersedia. Jadi buatlah beberapa nama domain yang unik sebagai alternatifnya. Cara yang bisa anda lakukan untuk mendaftar nama domain sebagai berikut ini!

– Membuat beberapa nama domain
– Cek nama domain dengan fitur yang telah disediakan
– Usahakan nama domain memakai ekstensi Top Lever Domain (TLD)

Nama domain dengan nama anda sendiri itu juga bisa menjadi nilai jual yang bagus untuk sebuah website portofolio. Namun anda akan dituntut untuk membuat beberapa nama domain yang unik karena sekalipun nama anda yang dipakai untuk nama domain belum tentu tersedia.

Jika anda berhasil membuat nama domain dengan nama anda sendiri, secara tidak langsung anda akan membuat brand pribadi untuk dikenalkan kepada para pelanggan yang akan menjadi sumber penghasilan anda.
Namun saran dari kami, untuk membuat website portofolio sebaiknya nama domain tersebut berkaitan dengan bidang yang akan anda tekuni, misalnya designer, maka coba anda mencari domain berhubungan dengan designer, contohnya designerciamis.com atau sebagainya.

2. Pastikan Pilih Web Hosting Tepercaya

Untuk sebuah web hosting ada berbagai macam pilihan yang bisa anda gunakan untuk membuat sebauh website portofolio, namun dalam membuat website portofolio shared hosting juga bisa menjadi pilihan terbaik untuk anda.

Apabila anda menggunakan shared hosting maka biaya yang akan anda keluarkan cukup hemat dan harganya terjangkau. Shared hosting ini merupakan tipe hosting yang dipakai bukan oleh anda saja, namun berbagi dengan orang lain. Secara singkat, shared hosting ini dipakai bersama-sama. Pada zaman sekarang sudah banyak penyedia layanan hosting yang menyediakan shared hosting dengan harga yang relatif murah.

Perlu anda ketahui, dengan memakai shared hosting ini ada ketebatasannya. Jika nanti pengujung web portofolio anda sudah banyak anda membludak, sebaiknya anda ganti ke hosting lain yang bisa menampung visitoy tersebut, misalnya memakai VPS dan Dedicated Hosting.

3. Memilih Platform untuk Website Portofolio

Untuk membuat sebuah website portofolio anda tidak akan dibingung dengan fitur yang dibutuhkan. Dalam website tersebut anda hanya akan menampilkan skill dan karya-karya anda sehingga kemungkinan tidak akan banyak fitur yang dibutuhkan.
Anda bisa memilih platform WordPress untuk membuat sebuah website portofolio. Karena dengan menggunankan CMS WordPress ini akan mudah untuk membuat sebuah cutomisasi serta menggunakaanya. Terlebih apabila anda seorang pemula maka jangan khawatir, dengan platform WordPress anda tidak akan kesulitan

Selain itu, apabila anda menggunakan paltform WordPress tidak akan membutuhkan berminggu-minggu untuk membuat sebuah website portofolio. Karena para penyedia sudah banyak yang menyediakan CMS WordPress Install dengan cepat dan bisa digunakan. Apabila anda nanti sudah membeli web hosting dan domain yang dipilih, maka dalam menginstall WordPress kemungkinan cukup 5 menit saja anda sudah bisa masuk ke panel admin.

Selain platform WordPress, anda juga bisa menggunakan platform CMS Joomla untuk membuat website portofolio, namun dengan menggunakan CMS ini agak rumit dibandingkan dengan menggunakan CMS WordPress.

4. Pasang Tool yang Dibutuhkan untuk Website Portofolio

Pada kesempatan ini kami hanya akan memberikan sebuah panduan membuat website portofolio dengan CMS WordPress, sekalipun tadi memberikan opsi untuk anda. WordPress ini merupakan CMS yang User Friendly, sangat mudah anda gunakan dan menawarakan berbagai fitur yang lengkap dalam membuat web portofolio.
Apabila anda sudah menginstall WordPress, setidaknya ada 3 hal yang penting untuk anda dalam membuat web portofolio online anda supaya sukses dan bisa mendapatkan para pelanggan dengan banyak sehingga mendapatkan keuntungan

– Pertama anda harus pilih tema WordPress yang sesuai atau mendukung web portofolio
– Intall galery plugin yang akan mendukung untuk menampilkan berbagai karya
– Pasang contact form dengan menginstallnya dengan plugin

Mungkin pada WordPress akan ada banyak fitur yang disediakan, namun dalam menghemat tenaga dan pemikiran, tujuan utama dalam membuat website portofolio adalah menampilkan skill dan karya-karya yang telah anda buat. Jadi fokuslah ke fitur-fitur yang mendukung tersebut supaya website anda akan terlihat fokus.

5. Install Formulir Kontak untuk Berkomunikasi dengan Klien atau Para Pengunjung

Jika anda tidak menginstall fitur ini, maka para pelanggan anda tidak akan bisa berkomunikasi dengan anda sehingga untuk mendapatkan seorang pelanggan akan susah. Maka install fitur formulir kontak tersebut sebagai dukungan untuk berkomunikasi dengan para pengunjung atau klien anda.

Ada banyak plugin yang menawarakan kontak formulir, namun kami menyarakan anda untuk memakai contact form 7. Maka lakukanlah langka berikut ini untuk menerapkan kontak form pada website portofolio anda.

– Intall dan Aktifkan Plugin Contact Form 7
– Setelah itu akan muncul tab contact baru para dashboard


– Kemudian anda klik tab untuk melihat data kontak formulir
– Lakukanlah klik edit untuk mengubah formulir supaya tidak mengerjakan dari awal

Dengan menggunakan contact form 7 ini, memungkinkan anda mendapatkan banyak kolom untuk menunjang fomulir yang anda buat dan butuh dari data pelanggan.

– Apabila anda tadi sudah selesai mengedit kontak, maka cobalah untuk membuka tab mail 
– Setalah itu, buka tab contact untuk melihat email yang sudah anda daftar pada formulir yang telah ada. Car value yang muncul, biasanya ada dibawah kolom shortcode 
– Lalu Copy string itu, kemudian buka editor untuk mengaktifkan halaman formulit kontak.
– Paste kode tersebut dimana anda suka dalam halaman itu, contoh dibawah ini!


– Janga lupa untuk simpan perubahan dan cek formulir yang ditampilkan

6. Menambahkan Bio dan Profil Diri Secara Singkat

Menampikan bio dan profil yang singkat akan menjadi daya tarik bagi para calon pelanggan anda. Maka mencantumkan bio dan profil ini sangat wajib anda kerjakan. Selain untuk mendapatkan sebuah kepercayaa, namun mereka juga tahu tentang karya-karya dan bidang yang anda tekuni.