fbpx

Order Now - Dedicated Server High Performance

Business

8 Cara Memulai Menjadi Reseller Atau Dropshipper

Yanti puspita

Cara Memulai Menjadi Reseller – Di masa-masa sulit seperti sekarang ini, memulai bisnis tanpa modal adalah alternatif pekerjaan yang sangat diminati banyak orang. Menjadi reseller atau dropshipper adalah salah satu cara memulai bisnis tanpa modal yang paling menguntungkan.

Reseller atau dropshipper sendiri merupakan jenis bisnis dimana hal utama yang Anda butuhkan adalah smartphone. Nantinya Anda akan memasarkan atau menjual sebuah produk dari supplier kepada orang-orang yang sudah Anda targetkan.

Anda tidak perlu repot-repot mengemas barang yang akan dikirim karena, supplier yang akan melakukan hal tersebut. Anda tinggal mengirimkan informasi produk yang dipesan, berapa, dan alamat pemesan ke supplier.

Menjadi reseller / dropshipper sangat populer belakangan ini. Jika Anda ingin menjadi reseller Anda harus mengetahui bagaimana cara menjadi reseller. Di karenakan dengan menjadi reseller maupun dropshipping, Anda menjadi bagian dari saluran distribusi barang produk branded tertentu.

Menggunakan cara ini Anda harus benar-benar menguasai serta memahami barang yang nantinya akan Anda tawarkan kepada orang lain.

Cara Memulai menjadi Reseller atau Dropshipper

Jika Anda tertarik dan ingin mencoba menjadi reseller, berikut ini adalah cara memulai menjadi reseller atau dropshipper. Anda harus memahami beberapa cara di bawah ini untuk menemukan, menilai, dan melihat peluang yang tepat untuk suatu barang.

1.      Menemukan Produk yang Tepat

Disaat Anda ingin memasarkan sebuah produk, jika Anda ingin menjadi reseller maupun  dropshipping sebuah barang, Anda harus melihat terlebih dahulu bagaimana barang itu sendiri. Untuk menjadi reseller yang baik, terlebih dahulu harus mencari tahu bagaimana produk tersebut akan dijual kepada pelanggan.

Apakah kualitas produk tersebut layak dijual atau tidak, bagaimana harga produk dengan kualitas yang diberikan. Apakah produk tersebut banyak diminati oleh masyarakat atau tidak.

Karena jika Anda memulai menjadi reseller tanpa modal, ini adalah kunci bagaimana cara menjadi reseller yang baik agar Anda sukses dan mendapatkan keuntungan yang besar.

2.      Melihat Pasar dan Kompetitor

Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya, Anda harus melihat apakah produk tersebut di minati. Seberapa besar atau kemungkinan apa yang di miliki produk tersebut di masa depan jika Anda ingin menjual produk tersebut.

Perhitungan kasar atau sementara di harapkan sejak awal. Menjadi reseller di lakukan untuk menghindari kerugian yang akan terjadi di kemudian hari tentunya.

Cara memulai menjadi reseller yang baik ialah dengan memperhatikan produk pesaing kita. Anda perlu memperhatikan seberapa tinggi atau berapa banyak pesaing yang Anda miliki di reseller.

Biasanya seringkali pemasok tidak melihat serta membuka terlalu banyak reseller yang menjual barang di tempat yang sama tersebut. Cara menjadi reseller ini di lakukan untuk menghindari perang harga yang akan merugikan supplier.

3.      Cari Supplier yang Tepat    

Cara menjadi reseller selanjutnya adalah memilih supplier yang tepat. Jangan asal-asalan dalam memilih supplier karena akan menjadi bumerang bagi Anda. Selain kualitas dan kelayakan produk, komunikasi pemasok dan kecepatan reaksi pemasok juga harus di periksa.

Agar nantinya Anda tidak di rugikan karena pemasok terpercaya serta tanggap saat pesanan datang. Dengan begitu Anda akan menjalankan kemitraan yang panjang dengan supplier Anda.

4.      Berikan Pelayanan Konsumen yang Terbaik

Langakah untuk memulai menjadi reseller yang baik di mana Anda menjalankan usaha tanpa adanya modal, Anda haruslah memberi pelayanan yang bagus kepada pelanggan tentunya.

Sangat penting bagi Anda untuk memberikan pelayanan yang terbaik agar dapat menjaga kepercayaan dari konsumen Anda.

Anda hanya bisa mempertahankan konsumen dari bisnis online dengan memberikan pelayanan yang maksimal, agar konsumen tidak mudah berpindah ke toko online lainnya.

Untuk menjadi reseller yang baik, Anda harus tanggap dan ramah terhadap setiap pesanan pelanggan karena nantinya Anda akan melayani konsumen yang beragam.

5.      Jangan Lama Dalam Memperbaharui Informasi Suatu Produk

Dalam langkah menjadi reseller yang selanjutnya ialah dengan selalu melakukan pengecekan tentang barang yang Anda tawarkan nantinya.

Anda harus tepat waktu serta disiplin dalam mengupdate informasi tentang produk yang Anda pasarkan. Menjadi pengecer terjadi sedemikian rupa sehingga pelanggan melihat informasi yang lebih jelas tentang barang tersebut.

6.      Gunakan Taktik Penjualan Online

Meskipun Anda hanya seorang reseller atau dropshipper, Anda tidak perlu takut untuk membuka toko online Anda sendiri dan memasarkannya dengan lebih agresif melalui akun toko online Anda. Cara efektif untuk menjadi reseller adalah dengan mengiklankan produk Anda di media sosial.

Social media marketing adalah cara yang ampuh dalam menawarkan produk yang Anda pasarkan. Pemasaran melalui media sosial bahkan bisa menggunakan fitur iklan langsung ke target konsumen yang Anda harapkan.

Jadi ketika Anda membayar sebuah iklan, Anda akan di minta untuk memilih ciri-ciri pengguna sosial media yang ingin melihat iklan barang yang Anda tawarkan.

Itulah mengapa semakin tinggi peluang Anda bisa menjual produk dengan pemasaran di media sosial. Cara menjadi reseller yang ampuh juga dengan memberanikan diri untuk membuka website sendiri dengan produk yang Anda jual.

7.      Melakukan Evaluasi Penjualan Bisnis

Dalam menjadi reseller dengan berkinerja baik, Anda harus rajin melakukan review penjualan secara rutin. Hal ini di lakukan untuk mengembangkan bisnis Anda menjadi lebih baik lagi.

Anda bisa mengecek bagaimana penjualan Anda selama satu bulan. Apakah ada peningkatan atau bahkan penurunan, dengan begitu Anda bisa segera memperbaikinya.

8.      Kelola Uang Hasil Penjualan dengan Baik

Agar cepat sukses, cara menjadi reseller tanpa tambahan modal adalah dengan rajin mengelola dana penjualannya. Pastikan Anda mengatur setiap rupiah yang Anda dapatkan dari menjadi reseller. Keuntungan yang Anda dapatkan bisa di tabung dan di gunakan untuk membuka usaha lainnya.

Dengan demikian, Anda mungkin tidak lagi harus bergantung pada pemasok tempat Anda biasa membeli produk.

Cara Kerja Reseller dan Dropship

Saat menjadi reseller, biasanya Anda harus terlebih dahulu membeli beberapa produk dari penyedia barang sebelum bisa berbisnis dengan konsumen. Berbicara tentang pemasok, pedagang biasanya bekerjasama dengan pemasok dan memberi mereka potongan harga pada saat membeli barang mereka tersebut.  

Selanjutnya, pada saat reseller menjual barang tersebut kepada pelanggan, reseller dapat mengambil penghasilan penjualan dari selisih harga itu tentunya. Sebagai reseller, Anda akan bebas menentukan berapa harga produk yang di jual.

Lalu, bagaimana dengan dropshipping?

Dropship adalah jenis bisnis di mana Anda menjadi pihak ketiga. Biasanya, Anda bekerja sama dengan supplier atau pemilik toko untuk menjual produk mereka kepada konsumen. Berbeda dengan reseller, Anda tidak perlu membeli barang terlebih dahulu sebelum menjualnya ke konsumen.

Anda hanya menawarkan produk kepada konsumen terlebih dahulu, jika nantinya Anda mendapatkan pesanan baru di teruskan ke supplier. Nantinya, supplier yang akan mengirimkan barang ke konsumen. Dapat di katakan bahwa Anda hanyalah sebagai perantara saja.

Perbedaan Reseller dan Dropship dari Segi Modal

Bicara soal modal, reseller dan dropshipper juga memiliki perbedaan yang signifikan. Kalau di tanya investasi mana yang paling banyak, jawabannya ialah reseller. Pasalnya untuk menjadi reseller, Anda harus menanamkan modal terlebih dahulu untuk membeli sebuah produk.

Biasanya, Anda akan di minta untuk membeli minimal 1 lusin barang, baru Anda bisa mendapatkan diskon reseller. Nah, jika Anda melakukan dropship, Anda akan mengeluarkan modal yang lebih sedikit. Alasannya, karena Anda hanya perlu mempromosikan atau menawarkan produk kepada konsumen.

Paling-paling, Anda hanya butuh modal pulsa, paket data dan handphone, Anda sudah bisa melakukan pekerjaan ini.

Penutup

Demikianlah pembahasan tentang cara memulai menjadi reseller dan dropshipper yang bisa kami sampaikan. Semoga pembahasan dari kami ini bisa menambah wawasan serta pengetahuan untuk Anda nantinya. Semoga bermanfaat!

Baca Juga