fbpx

Apa Dampak Lupa Perpanjang Domain dan Hosting

Bagi yang memiliki pasti sudah tidak asing lagi dengan nama domain dan hosting. Nama domain adalah salah satu faktor terpenting untuk sebuah situs web. Nama domain sering digunakan untuk melambangkan aktivitas yang sedang berlangsung, sehingga memudahkan pelanggan  menemukan situs web di mesin telusur.

Selain nama domain, hosting juga memegang peranan penting dalam kesuksesan sebuah website. Hosting adalah layanan yang menyediakan sumber daya untuk menyimpan data sebuah situs web supaya bisa di Internet.

Perpanjangan Domain dan Hosting

Saat menggunakan nama domain dan hosting,  yang perlu Anda perhatikan saat mendaftarkan nama domain dan hosting adalah waktu aktif nama domain dan hosting. Banyak orang yang  tidak memperhatikan website yang terkena dampak karena lupa memperbarui nama domain dan hosting.

Pemilik website terkadang bisa lupa dengan perpanjangan domain dan hosting karena banyak hal. Faktor kesibukan , lupa uptime, atau bahkan tidak tahu bahwa nama domain dan hosting perlu diperbarui.

Selain itu, secara umum, waktu untuk mendaftarkan nama domain atau layanan hosting cukup lama, dari 1 tahun hingga 10 tahun. Durasi tersebut tentu saja  akan membuat pengelola situs melupakan masa perpanjangan domain dan server.

Masalah lupa memperbarui nama domain dan hosting mungkin terlihat sepele, tapi dampaknya akan terasa pada website, lho. Berikut adalah akibat dari lupa memperpanjang domain dan hosting :

1. Peringkat SEO Mesin Pencari Menjadi Turun

Ketika nama domain dan hosting Anda kadaluarsa, situs web Anda tidak dapat lagi diakses oleh pengunjung. Ini menurunkan peringkat situs Anda. Situs tidak akan berperingkat tinggi di atau muncul di halaman pertama. Tentu saja hal ini akan mempengaruhi traffic website. Situs web akan menjadi lebih sulit ditemukan oleh pengunjung.

Baca Juga :  Cara Mudah Menulis Artikel SEO Berkualitas

2. Website akan Ditangguhkan atau Suspend

Ketika nama domain dan hosting Anda kadaluarsa, penyedia layanan nama domain dan hosting Anda tidak punya pilihan selain menangguhkan Anda. Penyedia layanan biasanya akan memberi Anda opsi untuk memperbarui langganan Anda untuk jangka waktu tertentu. Jika pengunjung mengunjungi situs web saat ditangguhkan, reputasi bisnis akan menurun di mata pengunjung.

3. Pengunjung Tidak Bisa Mengakses Website

Saat situs web mati, website menampilkan pesan error, segera hubungi penyedia hosting dan domain Anda atau menampilkan halaman parkir iklan. Sehingga pengunjung tidak dapat mengakses konten  website. Pengunjung mungkin juga  berpikir bahwa situs Anda tidak lagi aktif.

4. Denda Keterlambatan Pembayaran

Jika Anda lupa memperpanjang domain dan hosting Anda, Anda akan dikenakan biaya keterlambatan. Pemilik website akan memiliki lebih banyak waktu  untuk memperpanjang nama domain dan hosting.

Jika waktu yang ditentukan habis, nama domain dan hosting Anda akan dihentikan sepenuhnya dan tidak dapat digunakan. Artinya domain Anda telah memasuki tahap pending delete.

5. Hilangnya Nama Domain

Efek lain jika Anda lupa memperpanjang domain dan hosting Anda dan melebihi waktu perpanjangan yang ditentukan,  kepemilikan domain Anda akan dihapus. Sehingga nama domain bisa dengan bebas digunakan oleh orang lain. yang kadaluarsa melalui tiga tahapan sebagai berikut:

Renewal Grace Period

Ketika sebuah domain kadaluarsa, fase pertama yang terjadi adalah renewal grace period. Pada titik ini, domain masih dapat diperpanjang tanpa biaya tambahan. Anda memiliki waktu sekitar 30-40 hari untuk memperbarui domain yang kadaluwarsa.

Redemption Grace Period

Domain sudah expired dan tidak diperpanjang selama masa perpanjangan, domain  akan masuk masa redemption grace period. Pada titik ini, domain Anda telah dihapus oleh registrar.

Baca Juga :  Computational Thinking : Penerapan, Kelebihan dan Kekurangannya

Pemilik domain sebelumnya dapat memulihkan domain melalui registrar lama selama periode ini. Namun, harga yang harus dibayar untuk akuisisi ini berkali-kali lipat lebih tinggi. Fase ini biasanya berlangsung sekitar 30 hari.

Pending Delete

Waktu pending delete biasanya  5 hari. Langkah ini adalah langkah untuk melepaskan domain Anda. Setelah dihapus, siapa pun dapat membeli domain tersebut.

6. Email Domain tidak Bisa Digunakan

Nama domain dan hosting telah kadaluwarsa dan ditangguhkan, fitur yang digunakan di dalamnya juga tidak dapat digunakan. Salah satunya adalah domain. Domain email adalah email yang digunakan oleh pebisnis yang menggunakan nama domain bisnis.

Ketika nama domain dan hosting Anda belum diperpanjang, semua email yang dikirim ke perusahaan tidak akan muncul. Jika tidak, Perusahaan tidak dapat mengirim email kepada pihak mana pun.

7. Reputasi Situs akan Turun

Saat ditangguhkan, situs tersebut hilang dan tidak dapat diakses. Bayangkan jika Anda menjadi pelanggan website, kepercayaan Anda pasti akan hilang, bukan? Pelanggan yang  akan bertransaksi melalui website akan memikirkan kembali keputusannya.

Pengunjung akan memilih untuk bertransaksi di situs lain yang selalu dapat diakses. Website Anda akan kehilangan kepercayaan dari pelanggan Anda dan reputasi perusahaan Anda akan menurun.

8. Data Website akan hilang jika tidak Memiliki Backup

Beberapa penyedia  hosting akan mem-backup data situs web Anda. Namun, beberapa juga tidak memiliki cadangan. Ketika perpanjangan domain dan hosting tidak diterapkan, situs web dan database akan hilang. Semua data dan Anda akan sia-sia. Oleh karena itu,  pengelola situs harus menyimpan data mereka sendiri di penyimpanan pribadi  jika terjadi kesalahan.

Inilah beberapa dampak lupa perpanjangan domain dan hosting