fbpx

Order Now - Dedicated Server High Performance

Technology

Tips Memilih SSL Untuk Pemula

Wiliam

Sedang membangun website? Kini saatnya Anda memperhatikan sertifikat SSL untuk meningkatkan keamanan data website tersebut dengan membaca tips memilih SSL. 

Bagi sebagian pengguna website lama mungkin ini terdengar familiar, dan sebaliknya ada pula yang sama sekali tidak tahu. Maka dari itu, sebelum beranjak terlalu jauh ke tips memilih SSL ada baiknya Anda mengetahui apa itu SSL. SSL kepanjangan dari Socket Secure Layer, dimana sebuah enkripsi akan bekerja untuk mengamankan lalu lintas data di website Anda nantinya. 

Maksudnya setelah Anda menggunakan SSL pada website, data website tidak akan terbaca oleh pihak luar karena sudah adanya terenkripsi SSL tersebut. Maka dari itu, perlu untuk diperhatikan sebelum menerapkan tips memilih SSL yaitu pentingnya SSL itu sendiri. Jika kemungkinan buruk  terjadi pada website Anda, pencuri atau peretas tersebut tidak akan bisa membaca data yang dicuri tersebut. Jadi, sangat penting adanya SSL pada website yang Anda bangun. 

Tidak hanya itu loh, SSL ini juga bisa berperan penting dalam meningkatkan ranking website Anda di search engine. Sudah tahu kehebatannya sampai mana bukan? Jadi, jangan sampai salah pilih SSL. Jadi, inilah tips memilih SSL yang dapat Anda lakukan dan terapkan. 

6 Tips Memilih SSL untuk Website Anda

Jangan terburu – buru membeli atau memilih SSL, gunakan berbagai banyak pertimbangan untuk mendapatkan manfaat lebih yang ditawarkan oleh SSL tersebut, diantaranya inilah tips memilih SSL untuk website Anda:

1. Sesuaikan dengan Kebutuhan Website

Sebelum memutuskan untuk membeli sertifikat SSL lebih baik Anda menyesuaikan dengan pengunjung website. Dimana jika pengunjung website Anda tergolong sedikit, sebaiknya jangan terlebih dahulu membeli sertifikat SSL. Namun, jika pengunjung Anda sudah mencapai ribuan dan website termasuk toko online menjadi keharusan atau kewajiban untuk segera memasang SSL. 

2. Menentukan Level Validasi SSL

Tips memilih SSL selanjutnya yaitu menentukan level validasi SSL nya, karena setiap level memiliki fungsi dan tujuan penggunaan yang berbeda – beda. Sehingga, Anda perlu memperhatikan untuk menentukan pilihan dengan tepat. Adapun level validasi SSL tersebut yaitu :

– DV SSL ( Domain Validation), level ini digunakan untuk website dengan skala kecil seperti company profile, landing page, blog pribadi, dan lain sebagainya. 

– OV SSL ( Organization Validation ), level ini dapat digunakan untuk kelas medium seperti toko online, website sistem informasi, website organisasi dan sebagainya. 

– EV SSL ( Extended Validation), level tertinggi ini dengan keamanan yang lebih serta mempunyai green bar untuk meningkatkan pekerjaan pelanggan. 

3. Sesuaikan Website dengan Jumlah Site atau Domain

Tips memilih SSL selanjutnya yaitu pemilihan jumlah domainnya. Dimana pada dasarnya terdapat dua jenis Domain untuk SSL itu sendiri yaitu Single Domain dan Wildcard. Fungsinya pun akan berbeda, dimana jika single Domain hanya dapat memberikan perlindungan pada satu site dalam satu domain saja. Sedangkan SSL Wildcard dapat melindungi banyak sub domain sekaligus. Jadi, tentukan paket SSL yang cocok dengan kebutuhanmu!

Baca Juga Artikel Berikut : Cara Aktivasi Free SSL Setelah 24 Jam Dengan Mudah

4. Tentukan Pilihan SSL Gratis atau Berbayar

Tips memilih SSL selanjutnya tetap dipengaruhi oleh kebutuhan pemilik website, karena sudah banyak tersedia SSL gratis maupun berbayar. Anda dapat memilih SSL gratis jika website yang Anda bangun tergolong website personal profil status, namun jika website toko online yang akan ada banyak transaksi sebaiknya menggunakan SSL berbayar untuk meningkatkan keamanan data pada toko online tersebut. 

5. Memilih Garansi Jaminan

Tips memilih SSL selanjutnya juga dapat dilihat dari garansi jaminan yang ditawarkan oleh perusahaan sertifikat SSL tersebut. Dimana ini akan berfungsi untuk hal yang besar terjadi, seumpama terjadi data atau informasi bocor atau dicuri hacker Anda bisa langsung meng klaim atas kejadian tersebut. Sehingga, pihak perusahaan dapat mengganti rugi atas kerugian tersebut dan tentunya kecil besarnya garansi jaminan tergantung pada pemilihan level SSL. 

6. Jangan Lupa Menentukan Durasi Sewa

Sangat perlu untuk diperhatikan, karena durasi sewa juga akan berpengaruh pada dana atau biaya yang dikeluarkan untuk menggunakan SSL tersebut. Makanya, jangan lupa untuk menentukan durasi sewa SSL yang cocok untuk website yang Anda miliki, sesuaikan semuanya dengan kebutuhan. Setelah itu, lihat hasilnya seberapa pengaruh dan seberapa hebat SSL ini bisa memberikan manfaat pada website Anda.

Nah, itulah beberapa tips memilih SSL agar website Anda dapat terkendali dan aman dari pencurian data atau informasi. Anda harus memperhatikan dan mempertimbangkan banyak hal untuk dapat memanfaatkan SSL guna meningkatkan performa website yang Anda sedang bangun. Maka dari itu, pilihlah, dan tentukan sertifikat SSL yang sesuai dengan kebutuhan website Anda. Jangan terlalu terburu – buru, rencanakan, pikirkan dan eksekusi. Semoga bermanfaat!

Baca Juga Artikel Berikut : Inilah 7 Fungsi SSL untuk Website yang Wajib Diketahui

Baca Juga