3 Kesalahan Menulis Artikel SEO yang Sering Dilakukan

3 Kesalahan Menulis Artikel SEO yang Sering Dilakukan

Menulis artikel SEO memang bukan perkara mudah. Tidak semua orang bisa melakukannya. Bahkan, tak jarang orang justru melakukan kesalahan. Berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan.

  1. Penempatan Keyword yang Tidak Tepat pada Judul

Sudah menjadi rumus mutlak bahwa penempatan keyword pada titel sebuah artikel SEO sangat menentukan kualitas dari artikel tersebut. Hanya saja, tidak banyak orang yang mengetahuinya. Bahkan, beberapa orang justru mengabaikannya. Perlu diketahui, menempatkan keyword pada judul tidak boleh sembarang. Ada rumus yang tidak banyak orang mengetahuinya, yaitu semakin ke kiri penempatan keyword dalam judul, semakin mudah artikel tersebut ditemukan pengunjung. Ini artinya, meskipun keyword diletakkan pada judul, jika penempatannya tidak tepat, tetap saja tidak akan mendongkrak traffic dalam website Anda.

  1. Penempatan Keyword yang Salah dalam Artikel

Selain judul, keyword memang harus ditempatkan dalam artikel. Pada umumnya, orang beranggapan bahwa keyword akan efektif jika diletakkan di awal kalimat paragraf pertama artikel. Memang, anggapan ini tidak sepenuhnya salah. Sebab, penggunaan keyword di awal kalimat akan lebih memudahkan pengunjung menemukan website Anda. Namun, jika penempatan ini justru membuat kalimat yang Anda susun menjadi kaku dan tidak enak dibaca, pengunjung tidak akan membuka website Anda lebih lanjut dan memilih website lain yang lebih enak dibaca. Ini artinya, Anda harus bijak dalam menempatkan keyword ini di dalam website.

  1. Penempatan Banyak Keyword di Dalam Artikel

Keberadaan keyword dalam artikel SEO memang sangat penting. Namun, jika keyword ini diterapkan dalam jumlah yang berlebihan justru akan berakibat fatal. Sistem google justru akan mengenalinya sebagai spam yang akan dikarantina. Ini artinya, website Anda tidak akan muncul dalam halaman Google. Tidak hanya itu, pembaca pun tidak akan nyaman saat membaca artikel Anda yang terlalu kaya akan keyword. Oleh karena itu, penerapan density keyword menjadi langkah tepat yang harus Anda lakukan. Biasanya, konten artikel hanya berisi sekitar 1 hingga 3 persen kata kunci saja. So, berhati-hatilah saat menulis artikel SEO.

Tinggalkan Komentar